Nilai moral dari Cerita Putri
Tandampalik
Nilai
yang bisa diambil dari cerita ini dapat diawali dengan menelisik kembali ucapan
sang raja tentang kesediaannya mendapatkan kutukan asalkan rakyatnya tetap
damai. Dan ucapan itu tidak akan serta merta ada tetapi merupakan implikasi
dari tindakan yang harus diambilnya berupa melanggar adat. Inilah yang menjadi
ironi bahwa terkadang adat memang sangat bermanfaat dan dibutuhkan untuk
kelangsungan hidup masyarakat yang menganutnya sebagai batasan dari hal- hal
yang negatif yang dapat menghampiri para masyarakat disana. Tapi sayang, tidak jarang pula ada adat yang sangat
mengekang dan malah menjadikan masyarakatnya terbelakang dan tidak bisa
mengikuti peradaban. Disinilah diperlukan kecermatan masyarakat itu sendiri
untuk “ memilah” adat yang akan tetap mereka
pertahankan dan adat yang sudah seharusnya tidak diterapkan.
Selain
itu ucapan sang raja juga sangat cocok dengan sebuah ungkapan “Mulutmu
harimaumu” . Sebuah perumpamaan yang seringkali kita dengarkan, yang bermakna
bahwa apa yang kita ucapkan akan kembali berdampak pada kita, entah akan
kembali menjadi harimau yang jinak bagi tuannya atau malah akan kembali menjadi
predator buas yang memakan tuannya sendiri. Hal inilah yang terjadi pada kisah
Putri Tandampalik tersebut, dimana sang ayah berujar bahwa ia dan keluarganya
siap menerima kutukan asalkan rakyatnya tetap damai dan bahagia, dan ternyata
ucapan tersebut terbukti sang putri yang sangat disayanginya harus mendapatkan
penyakit menular yang sangat menjijikkan.
Dan
disinilah ketulusan dan kesabaran sang raja dan putrinya diuji. Apakah mereka
akan ikhlas dalam menjalani ketetapan itu dan berusaha untuk mengambil
pelajaran atasnya? Ataukah mereka hanya akan diam dan meratapi apa yang telah
terjadi? Dan dari permasalahan inilah muncul nilai penting yang bersumber dari
apa yang dilakukan oleh Putri Tandampalik. Berupa kesabaran dan keteguhan
hatinya yang pada akhirnya bisa membawanya keluar dari penderitaan dan
menemukan sisi lain dari kehidupan yang lebih indah, yaitu kehidupan sederhana
tetapi dihiasi syukur yang luar biasa.
Dan
tentunya yang tidak dapat kita lupakan satu lagi nilai penting dari cerita ini
adalah bahwa Tuhan tidak akan segan memberikan bantuan- Nya dan mempertontonkan
kuasa-Nya bagi orang- orang yang sabar seperti Putri Tandampalik dimana Sang
Putri akhirnya bisa mendapatkan
kehidupan bahagia tanpa harus merugikan dirinya sendiri atau rakyatnya yaitu sebuah
kebahagiaan hakiki berupa kesabaran dan keikhlasan hati yang tidak ternilai
hartanya. Dan mudah-mudahan nilai- nilai penting dan positif dari kisah tersebut
dapat kita adopsi untuk membawa kita ke arah yang lebih baik. Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar